Liputan FFWE 8, ALOHA 2015

Aloha, genks!

Hari Jumat, 6 November 2015, adalah hari yang sangat ditunggu-tunggu oleh para Antiokhers di seluruh Jakarta dan juga Cirebon. Pasalnya, itu adalah hari diadakannya agenda wajib tahunan oleh Antiokhia Distrik Jakarta yaitu For Friends Week End (FFWE) yang ke 8 dengan tema ALOHA. Acara FFWE kali ini bertempat di pantai, tepatnya di Pondok Club Bahari, Anyer, dan diikuti oleh paroki Trinitas (Cengkareng), Maria Bunda Karmel (MBK), St. Yakobus (Gading), Maria Kusuma Karmel (MKK),  St. Bonaventura (Bona), St. Monika (BSD), St. Laurensius (Alsut), dan Bunda Maria (Cirebon). Acara dimulai dengan penyambutan peserta FFWE8 turun dari bus pada Jumat malam dan peserta langsung diantarkan untuk menaruh barang-barang bawaannya ke kamar masing-masing. Selanjutnya, acara sambutan diberikan oleh Koordinator FFWE8, Sheryn dan Alva, dan juga oleh Koordinator Distrik, Dus dan Jegan. Bukan Antiokhia namanya kalau belum ada gerak dan lagu, karenanya tim acara dengan semangat mengajak semua peserta FFWE8 untuk bergoyang bersama. Dinginnya angin laut malam tidak mampu menyurutkan semangat peserta FFWE8 untuk terus memuji dan memuliakan nama Tuhan.

Hari kedua pun dimulai! Walaupun masih sedikit mengantuk, para peserta FFWE8 tetap antusias untuk mengikuti rangkaian acara nih, genks! Sebagai pembuka di Sabtu pagi, Pascal ditemani Cita, memberikan renungan pagi. Dan seperti biasa, kalau ada renungan pagi, pasti juga ada senam pagi. Nggak tanggung-tanggung, senam pagi dipimpin oleh tim-tim FFWE8 yang cantik-cantik dan juga kocak. Kemudian acara dilanjutkan dengan games perkenalan dan games dengan judul “Boogie Up Boogie Down” dan juga “Polisi Maling” yang dibawakan dengan sangat seru oleh tim acara. Berakhirnya games langsung dilanjutkan dengan presentasi mengenai ALOHA yang dibawakan dengan sangat baik oleh Evan dan Lala dan diakhiri dengan sharing kelompok. ALOHA seringkali hanya dipahami sebagai sebuah sapaan hello dan good bye, namun sesungguhnya ALOHA sendiri merupakan sebuah kata yang indah karena memiliki arti yang lebih dalam dari yang sudah kita pahami sebelumnya. ALOHA juga berarti Love, Peace dan Mercy. Diharapkan semua peserta FFWE8 bisa memaknai ALOHA dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dan akhirnya yang ditunggu-tunggu pun tiba. Setelah melakukan briefing singkat, para peserta dan tim diarahkan menuju ke pantai untuk bermain banyak games dan juga menghabiskan waktu di pantai. Seru banget! Malam harinya, ada Pastor Wensi Wowor yang mempimpin misa. Hari kedua ditutup dengan persembahan peserta dan acara penutupan yang dilanjut dengan bermain kembang api bersama.

Akhirnya tibalah di hari terakhir rangkaian acara FFWE 8: ALOHA. Setelah sarapan, seluruh antiokhers diajak untuk bernyanyi dan menari gembira. Kemudian dilanjutkan dengan games utama yaitu “Benteng Takeshi” dimana para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dan harus saling bertempur dengan menggunakan pistol air. Peperangan berlangsung dengan sangat riuh dan diiringi teriak serta tawa. Seperti yang sudah-sudah, setiap akhir acara FFWE akan selalu ada ritual “pembaptisan” Koordinator FFWE dengan menggunakan air-air dan benda-benda aneh lainnya. Untungnya kali ini tidak ada yang membawa telur. Selesainya, semua diarahkan untuk mandi dan mengemas barang. Acara ditutup dengan makan siang bersama, foto bersama dan pulang.

Akhir kata, kami, Sheryn dan Alva, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua yang telah membimbing dan membantu demi berlangsungnya acara FFWE 8: ALOHA ini. Semoga acara FFWE8 ini tidak hanya menjadi sebatas pertemuan bagi para Antiokhers tetapi juga menumbuhkan rasa kedamaian, kasih sayang dan pengampunan yang berlimpah yang menjadikan kita semua lebih baik lagi. Sampai jumpa lagi di acara-acara Antiokhia selanjutnya. Salam Ichtus!

Oleh: Alexander Alva Delanova